Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar, Perkuat Swasembada Pangan Tahun 2026

    Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar, Perkuat Swasembada Pangan Tahun 2026
    Polda Sulsel Tanam Jagung 812 Hektar, Perkuat Swasembada Pangan Tahun 2026

    MAKASSAR SULSEL -   Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) menanam jagung di lahan seluas 812 hektar yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di wilayah Sulsel pada Kuartal I tahun 2026.

    Program penanaman jagung ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendorong swasembada pangan, khususnya komoditas jagung, yang memiliki peran strategis bagi kebutuhan pangan dan pakan ternak nasional.

    Lahan yang telah ditanami jagung tersebut terdiri dari berbagai jenis, mulai dari lahan milik Polri, lahan PTPN, program satu desa satu hektar, lahan kehutanan, lahan baku sawah, hingga lahan pesantren yang berada di bawah pembinaan Polri.

    Penanaman dilakukan secara serentak oleh jajaran Polres di seluruh wilayah Sulawesi Selatan dengan melibatkan polisi penggerak ketahanan pangan, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

    Adapun sebaran luas lahan tanam jagung di antaranya Polres Bulukumba dengan total 288, 3 hektar, Polres Takalar 45 hektar, Polres Luwu Utara 36, 1 hektar, Polres Sidrap 26 hektar, serta Polres Luwu dengan 27 hektar.

    Sementara itu, Polres lainnya seperti Polres Pinrang menanam 17, 5 hektar, Polres Sinjai 11, 1 hektar, Polres Bantaeng 10 hektar, Polres Jeneponto 9 hektar, dan Polres Wajo 7 hektar.

    Selain itu, Polres Barru menanam 6, 68 hektar, Polres Enrekang 4 hektar, Polres Bone 2, 5 hektar, Polres Gowa dan Polres Luwu Timur masing-masing 2 hektar, serta Polres Palopo, Polres Pangkep, dan Polres Soppeng masing-masing 1 hektar.

    Karo SDM Polda Sulsel, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari perintah pimpinan pusat agar seluruh Polda melaksanakan penanaman jagung pada Kuartal I tahun 2026.

    “Polda Sulsel sesuai perintah pimpinan telah menanam jagung di lahan seluas 812 hektar yang tersebar di beberapa Polres. Lahan ini merupakan lahan binaan Polri yang dikontrol langsung oleh polisi penggerak, ” ujar Kombes Adi Ferdian saat dikonfirmasi, Kamis (5/2/2026).

    Ia menegaskan bahwa target utama dari program ini adalah menjadikan Polda Sulsel sebagai salah satu penyuplai utama jagung dalam rangka mendukung swasembada jagung nasional tahun 2026.

    Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

    “Data lahan tanam ini akan terus bertambah sesuai laporan dari masing-masing gugus tugas ketahanan pangan Polres jajaran, ” ungkapnya.

    Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Polda Sulsel optimistis mampu berperan sebagai garda terdepan dalam mendukung swasembada pangan, khususnya di sektor jagung, demi kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan dan Indonesia secara umum. ( Herman Djide)

    pangkep sulsel
    HermanDjide

    HermanDjide

    Artikel Sebelumnya

    Manajemen PT Semen Tonasa Pastikan Seluruh...

    Artikel Berikutnya

    Bidkeu Polda Sulsel Borong 4 Penghargaan...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Perkuat Diplomasi Militer, Panglima TNI Bersama Menhan RI Terima Courtesy Call Kasau Pakistan
    Wujudkan Prajurit yang Profesional dan Siaga, Lanud Sjamsudin Noor Gelar Latihan Menembak TW I Tahun 2026
    TNI AD Terjun Langsung Pulihkan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh Tengah
    Sunyi di Hari Istimewa: HUT ke-66 Pangkep Nyaris Tanpa Baliho Ucapan
    Patroli Sat Polairud Pangkep Gagalkan Peredaran Bom Ikan di Pulau Sumanga

    Ikuti Kami